cerpen

Artikel

   



ARTIKEL ULUMUL QUR’AN
 Ustadz : Ikhwanul shofa


Perfektif Islam

Islam adalah Agama yang universal yang mencakup sendi-sendi kehidupan manusia mulai dari manusia dilahirkan sampai meninggal dunia. Islam merupakan agama samawi yang berasal dari Allah yang berisi aturan-aturan yang mengatur kehidupan manusia, apapun yang agama perintahkan pasti mengandung manfaat bagi orang yang melakukannya misalkan ketika kita diperintahkan puasa ternyata penelitian mengatakan puasa bagus untuk menjaga kesehatan. Hal ini sesuai dengan sabda nabi “Berpuasalah maka kamu akan sehat”. Umat islam sendiri mempunyai dasar sebagai landasan hukum dalam berbuat yakni Al-qur’an. banyak dijelaskan ayat-ayat tentang kisah-kisah nabi terdahulu yang menjadi iktibar atau diambil hikmah agar kehidupan manusia tidak melenceng dari agama, kemudian ada hukum-hukum agama Allah telah melarang hambanya untuk meminum-minuman keras di sini tidak semerta-merta tanpa sebab tetapi dibalik itu ada kebaikan yang tersimpan. Al-qur’an merupakan wahyu yang tertinggi yang berumber dari Allah pastinya tidak mudah juga untuk memahaminya. Ada kalanya di dalam Al qur’an itu mengandung ayat yang tidak perlu ditafsiri tetapi juga banyak ayat yang harus ada tafsiran yang mendalam untuk itu perlu keilmuan yang mumpuni di dalam memahami Al qur’an lewat ulumul qur’an.ada juga suatu kelompok yang memahami Al qur’an dengan mengandalkan terjemahan tentu dalam hal ini sungguh sesat menyesatkan bagi umat ada contoh di kota solo banyak orang yang mejual daging anjing nah di sinilah akibat salah pemahaman. dikatakan di dalam kitab ihya’ ulumuddin nabi berkata “Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al qur’an”. Butuh pemahaman dalam memahami qur’an agar tidak salah memahami. nabi muhammad pernah bersabda di dalam kitab ihya dijelaskan “tidak ada iman kepada Al-qur’an apabila seseorang itu menghalalkan perkara haram”  ada juga dawuh lain Barang siapa menafsiri qur’an dengan pendapatnya sendiri, maka dipersilahkan tempatnya di neraka. 
Ulumul Qur'an



Pada kali ini penulis akan menjelaskan tentang ulumul qur’an, Apa itu ulumul qur’an? sebelum kita mendalami isi-isi Al-qur,an kita wajib mengetahui ilmunya terlebih dahulu.  kita akan mengupas kata “ulumul” berasal dari kata Allama yang berasal dari fiil Madhi, ketika mengikuti fiil Mudhori’ menjadi ya’lamu  dan masdar Ilman artinya pengetahuan.kenapa kok bisa menjadi ulumul? nah nah untuk mengetahui bentuk-bentuk kata harus mahir dalam nahwu dan shorof. ilman menjadi jamak taksir yang memiliki arti banyak nah makanya di dalam pembahasan ulumul qur’an itu tidak hanya satu aspek pembahasan saja tetapi banyak cabang-cabang yang harus dipelajari misalkan dari asbabun nuzul atau sebab turunnya Al-qur’an, pengambilan hukum’ peng’iroban yang benar.

Arti Al-Qur'an


kemudian kata Al-qur’an itu berasal dari isim masdar  qoro’a yaqro’u qur’anan yang artinya bacaan. dapat ditarik kesimpulan bahwa Al quran merupakan sesuatu yang di baca dan difahami isinya serta diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari. penyusunan Al-qur’an sendiri telah dilakukan semasa rasulullah masih hidup jadi penamaan-penamaan surah yang terdiri dari 114 surah ini itu melalui tuntunan rasulullah sendiri ada yang diambil dari awal surah yakni sutah Al anfal ayat 1, surah Al isra, ayat 1, surah Taha ayat 1., tetapi ada juga nama surah yang diambil dari tengah surah misalnya pada nama surah al baqarah yang diambil pada ayat 65, surah ali Imran yang diambil pada ayat 32. Namun untuk pembukuan-pembukuan Al qur’an sudah dimulai pada masa Abu bakar as siddiq yang menerima usul dari umar bin khattab. 

Perkembangan sejarah Al-Qur'an


pada masa itu terjadi perang riddah melawan orang-orang yang murtad dan nabi-nabi palsu kemudian sahabat abu bakar menang dipertempuran. akan tetapi banyak juga penghafal al qur’an yang wafat dimedan pertempuran oleh karena itu sahabat umar menyarankan agar al qur’an itu dibukukan karena kekhawatiran mushaf akan tercecer dan tidak terpelihara sera dikhawatirkan al quran akan hilang selama-lamanya dari muka bumi. setelah khalifah abu bakar wafat pembukuan al quran dilanjutkan pada periode usman bin affan sehingga melahirkan mushaf usmani.

Seiring berkembangnya waktu muncul ilmu-ilmu al quran diantaranya;

1.    Ilmu mawatin an nuzul:ilmu yang menerangkan tempat-tempat turunnya Al qur’an.

2.    ilmu tawarikh an nuzul: ilmu yang menjelaskan turunnya ayat dan tertibnya turun.

3.    ilmu ashab an nuzul; ilmu yang mempelajari sebab-sebab yang melatarbelakangi tutunya ayat.

4.    ilmu Qira’at: ilmu yang mempelajari macam-macam bacaan al qur’an.


Kesimpulan


Dengan adanya hal itu kita bisa mensikapi ketika ada permasalahan yang timbal di masyarakat. kita lihat saja fakta ada kelompok isis. dia menggunakan label islam tetapi pada kenyataannya dakwah mereka tidak sesuai dengan islam yang rahmatal lil alamin kelompok isis menyebar kekerasan dimana-mana, siapapun yang tidak mengikuti yang diperintahkan akan dipenggal,dia menggunakan Ayat al qur’an jahadu. padahal kata jahadu memiliki banyak penafsiran tidak hanya lewat peperangan. tetapi bersungguh-sungguh pada masa sekarang tidak relevan apabila diartikan perang. tetapi relevannya dikaitkan dengan mencari ilmu dan sebagainya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sistem anti korupsi

Revisi Makalah sistem anti korupsi dan mahasiswa sebagai agen perubahan anti korupsi Memenuhi tugas kewarganegaraan Pengampu; bpk S...